Sabtu, 01 Oktober 2011 - 00:14:12 WIB | Diposting oleh : Administrator
| Kategori: Mobil Tes
| - Dibaca: 2424 kali |
ridersdrivers.com - Selama empat hari tiga malam (27 – 30 September 2011), sebanyak 38 jurnalis dari 37 media (program tivi, cetak, dan online) mengikuti agenda kegiatan “Hyundai Grand Avega Media Fun Drive 2011” bertema “Your Style, The Grand Avega Style”.
“Berbagai aktivitas yang dilalui para Rekan Media undangan selama kurun waktu tersebut tidak hanya untuk merasakan kenyamanan dan durability Hyundai Grand Avega, tetapi sekaligus untuk merasakan aktivitas dan gaya hidup target market pemakai Hyundai Grand Avega, termasuk dalam hal kepedulian terhadap sesama,” ungkap Jongkie D. Sugiarto, President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, dalam kata sambutannya di hadapan para Jurnalis Undangan.
Driving Sensation
Perjalanan yang menempuh jarak lebih dari 1.000 km ini diikuti oleh 10 unit Hyundai Grand Avega dengan pengawalan dua unit sedan dari Kepolisian RI. Ada kisah unik, mengapa redaksi ridersdrivers.com menyebut jenis mobil berkapasitas 2,5-liter milik Kepolisian RI tersebut dan akan diceritakan kemudian.
Jam masih menunjukkan pukul setengah sembilan pagi, ketiga rombongan dari grup 1 (17 Jurnalis dari 16 Media) meninggalkan pelataran Plasa Senayan. Rute pertama menuju Cirebon, dengan menempuh jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa. Awak ridersdrivers.com sendiri kebagian Hyundai Grand Avega bertransmisi shiftronic (Rp 171,5 juta – on the road Jakarta), bersama dua orang kameramen dari program tivi OBlitz dan menjadi satu-satunya unit Hyundai Grand Avega yang diperkenankan melaju mendahului rombongan. Tentu saja dengan tetap mengedepankan faktor safety driving.
Dan inilah pengalaman pertama awak ridersdrivers.com berada di balik kemudi Hyundai Grand Avega dan sensasinya. “It’s moment of truth!”, mengendarai lineup dengan penjualan terlaris di kelasnya di Negeri Paman Sam. Tak sulit mencari posisi berkendara yang ideal di mobil ini untuk driver berpostur 170cm / 72 kg, terlebih dengan adanya fitur tuas tilt steering pada kolom setir. Dan satu hal yang menarik yakni menguji fitur “eco-driving” yang tampil pada panel instrumen dan bisa difungsikan melalui tombol “trip” di ujung sisi kanan dashboard.
Fitur ini ternyata cukup membantu untuk mengingatkan pengemudi, apakah gaya mengemudinya sudah efisien dalam penggunaan bahan bakar atau belum. Jika Anda mengemudi dengan gaya agresif sedikit saja, maka lampu indikator “eco” yang berwarna hijau akan mati dan sekaligus menjadi peringatan jika gaya mengemudi Anda tidak efisien bahan bakar.
Meski sudah memahami kinerjanya, ridersdrivers.com harus melanggarnya mengingat dua rekan kameramen ingin untuk mendahului rombangan di tol Cipularang arah Cirebon demi kebutuhan pengambilan gambar. Dari suara pada handy talky, seorang rekan media terdengar berseru, “wow, tembus 180 km/jam!”
Entah berapa jarum speedometer pada lineup unit Hyundai Grand Avega, sebelum mata pandangan kembali fokus ke depan, sepintas jarum speedometer meninggalkan angka 175 km/jam. Satu hal yang dirasakan ridersdrivers.com, jika getaran balik ke setir tetap ada, dan menyiratkan pesan, “Mobil masih dalam kendali aman.”
Hal inilah yang ada kaitannya dengan lineup sedan buatan Jepang yang dikendarai Rekan Kepolisian yang berkapasitas 2,5-liter dengan tenaga puncak 167 hp dan torsi 226 Nm. Sementara Hyundai Grand Avega “hanya” ditopang mesin 1.4-liter bertenaga 108 hp dan torsi puncak 136 Nm. Sesaat kemudian, seorang polisi pengawal berseru pelan, “Kencang juga yah mobil kecil ini!”
Kepercayaan diri ridersdrivers.com semakin meningkat, karena tingkat kekedapan yang handal dalam menciptakan kontribusi penting dalam kenyamanan berkendara. Indikasinya sederhana, Anda tidak akan menyadari jika jarum speedometer sudah menyentuh angka 120 – 130 km/jam jika tidak melihat panel instrumen. Kinerja suspensinya pun mampu meredam tipikal jalan tol Cipularang yang dikenal bergelombang pada beberapa titik jalan.
Kenyamanan dan antusiasme berkendara di atas Hyundai Grand Avega membuat perjalanan 4,5 jam hingga tiba di Cirebon tidak terasa. Begitu pula dengan rute menuju Purwokerto yang menjadi stopping point peristirahatan pertama yang ditempuh dalam waktu empat jam terasa singkat di atas Hyundai Grand Avega.
Tuntas dengan jalur “normal” di hari pertama, rute menantang dengan kondisi trek berbeda menanti di hari kedua. Jalur paling Selatan yang dibuat Daendels menuju wilayah Jetis dikenal “seksi”, dengan medan tikungan, turunan dan tanjakan tajam, hingga yang paling menantang adalah lebar jalan yang sempit diapit bukit bebatuan dan hmm, jurang menganga di sisi jalan. Dibutuhkan kendaraan yang sehat dengan handling presisi guna mampu melampaui trek satu ini.
Meski rutenya tidak terlalu panjang, baik Hyunda Grand Avega yang bertransmisi shiftronic maupun manual mampu membuktikan daya rambatnya di medan terjal ini. Satu hal yang menjadi catatan istimewa bagi ridersdrivers.com, yakni kemampuan deselerasi untuk menciptakan engine brake pada transmisi shitronic layak disetarakan dengan transmisi manual. Nilai lebih lainnya adalah jarak pandang ke depan dan spion, serta handling Hyundai Grand Avega yang mampu memenuhi ekspektasi para pengemudi yang memiliki antusiasme berkendara yang tinggi.
Dua catatan yang tak kalah pentingnya adalah dalam sensasi berkendara di atas Hyundai Grand Avega, yakni headunit Clarion Double DIN tipe CX201 A dengan piranti keluaran suaranya yang menghibur. Rasanya Anda tidak butuh melakukan modifikasi piranti audio untuk mengejar keluaran suara audio yang berkualitas. Hal kedua yakni, konsumsi BBMnya. Meski “disiksa” terbilang ekstrim, berdasarkan catatan otomotifnet.com, konsumsi BBM Hyundai Grand Avega kali ini masih mampu mendulang catatan 11,11 km/liter. Tentu saja akan jauh lebih irit, jika Anda berkendara menyesuaikan dengan fitur peringatan “eco” driving-nya.
Life Style Journey
Pesona lain yang menjadi catatan istimewa dalam perjalanan kali ini adalah wisata kuliner. Dimulai dengan RM Kentjana di Cirebon yang legendaris (berdiri sejak tahun 1962), coffee break di pantai Suwuk di wilayah Jetis (jalur terselatan yang dibangun Daendels), hingga Gadri Resto yang terletak di samping Istana Kesultanan Yogyakarta. Di rumah yang terakhir disebut, para Rekan Media disuguhkan menu makanan kegemaran (alm) Sultan Hamengku Buwono IX dan Sultan Hamengku Buwono X.
Tanpa terasa perjalanan empat hari tiga malam itu pun berakhir di Pondok Indah II, Jakarta. Meski terkesan singkat, ridersdrivers.com sepakat menyebut, “It’s an awesome journey”, sekaligus mengingatkan pada kutipan pernyataan President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, Jongkie D. Sugiarto, di hadapan para Rekan Media saat dinner di restoran “Suhartini, Yogyakarta.
“Hyundai Grand Avega adalah satu-satunya lineup di kelasnya dengan sistem transmisi shiftronic, dan menjadikannya sebagai varian Hyundai yang high value for money.”
Hyundai Gelar CSR Pendidikan
Dalam pelaksanaan kegiatan “Hyundai Grand Avega Media Fun Drive 2011” bertema “Your Style, The Grand Avega Style” pada 27 – 30 September 2011, PT Hyundai Mobil Indonesia tidak melupakan agenda kepedulian terhadap sesama. Melalui implementasi kegiatan tersebut di atas, PT Hyundai Mobil Indonesia menggelar Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan yang berlangsung di wilayah Yogyakarta dan Bandung.
“Dalam pelaksanaan agenda CSR bidang pendidikan kali ini, PT Hyundai Mobil Indonesia bekerjasama dengan Media Lokal melalui survey khusus, agar distribusi bantuan dapat tepat sasaran,” terang Jongkie D. Sugiarto, President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, dalam kata sambutannya di hadapan para Media Undangan.
Untuk CSR bidang pendidikan di wilayah Yogyakarta, PT Hyundai Mobil Indonesia bekerjasama dengan harian Kedaulatan Rakyat. Sebanyak tiga orang perwakilan pengajar dari tiga sekolah berbeda yang menerima bantuan hadir dalam seremoni yang dilakukan di SD Kanisius di wilayah Gowongan, Yogyakarta (28/9). Ketiga perwakilan sekolah tersebut hadir dari perwakilan SD Kanisius Gowongan sendiri, serta dari SMP “17” 1, dan SMP Gotong Royong. Untuk wilayah Yogyakarta, PT Hyundai Mobil Indonesia memberikan bantuan berbentuk komputer dan biaya renovasi sekolah.
Sementara CSR pendidikan untuk wilayah Bandung, PT Hyundai Mobil Indonesia bekerjasama dengan harian Pikiran Rakyat. Serah terima bantuan kali ini diserahkan langsung oleh Mukiat Sutikno, Vice President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, kepada perwakilan dari SD Negeri Pasir Benteng dihadapan Uyun Ahadiat selaku Wakil Pemimpin Redaksi dari harian Pikiran Rakyat Bandung (30/9).
“Kegiatan ini sendiri menjadi bagian kepedulian PT Hyundai Mobil Indonesia dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia,” ungkap Mukiat.
Isi Komentar